Ramadan akan segera berakhir, memang tak terasa padahal di awal-awal terasa sangat lama dan penuh beban tapi saat-saat terakhir Ramadan adalah waktu yang paling menyedihkan bagiku. Di waktu kecil waktu imsak adalah waktu yang teramat berat, bagaimana tidak, ketika mendengar suara imsak di mesjid aku selalu tidak bisa mengendalikan diri untuk minum, kalau ada air segelas aku harus menghabiskannya sampai kembung, dan ketika bergerak terdengar suara air dalam perutku, kyahahaha…. Bahkan bibiku dulu sering jahil dengan terus memutar-mutar chanel radio yang imsak, sehingga berkali-kali aku harus minum. Sampai saat ini pun masih begitu, segelas dua gelas, bahkan sebotol air aku bisa habiskan.
Suatu hari di Ramadan, aku makan sampai kenyang, makan kurma, makan kue, minum susu, buah-buahan pula. Sampai imsak tiba, aku minum segelas air, dan ketika mau wudu… helliyah… I’m throw up the whole stuff, kyahahaha… dasar rakus. Tapi setelah itu aku gak kapok-kapok untuk begitu dan begitu lagi.




